Ikhlas itu penting???

Assalamualaikum saudara-saudaraku…..

Ikhlas merupakan salah satu amalan yang  amat penting.  Semoga Allah mengaruniakan kepada kita hati yang ikhlas dan dapt menerima segala keputusan Allah Subhanahu Wata’ala. karen betapapun kita melakukan sesuatu hingga bersimbah peluh, berkuah keringat, habis tenaga, terkuras pikiran, bahkan mengorbankan sesuatu yang sangat berharga bagi kita kalau tak ikhlas melakukan tak akan ada nilai di hadapan Allah. Bertempur melawan musuh tapi kalau hanya ingin disebut sebagai pahlawan ia tak memiliki nilai apapun. Menafkahkan seluruh harta kalau hanya ingin disebut sebagai dermawan ia pun tak akan memiliki nilai apapun. Mengumandangkan adzan tiap waktu shalat tapi selama adzan bukan Allah yg dituju hanya sekedar ingin memamerkan keindahan suara supaya menjadi juara adzan atau menggetarkan hati seseorang maka itu hanya teriakan-teriakan yg tak bernilai di hadapan Allah tak bernilai! Ikhlas terletak pada niat hati. Luar biasa sekali penting niat ini krn niat adl pengikat amal.

Apakah ikhlas itu? Orang yg ikhlas adalah orang yg tak menyertakan kepentingan pribadi atau imbalan duniawi dari apa yg dapat ia lakukan. Konsentrasi orang yg ikhlas cuma satu yaitu bagaimana agar apa yg dilakukan diterima oleh Allah SWT. Jadi ketika sedang memasukan uang ke dalam kotak infaq maka fokus pikiran kita tak ke kiri dan ke kanan tapi pikiran kita terfokus bagaimana agar uang yg dinafkahkan itu diterima di sisi Allah

Buah apa yg didapat dari seorang hamba yg ikhlas itu? Seorang hamba yg ikhlas akan merasakan ketentraman jiwa ketenangan batin. Betapa tidak? Karena ia tak diperbudak oleh penantian utk mendapatkan pujian penghargaan dan imbalan. Kita tahu bahwa penantian adl suatu hal yg tak menyenangkan. Begitu pula menunggu diberi pujian juga menjadi sesuatu yg tak nyaman. Lebih getir lagi kalau yg kita lakukan ternyata tak dipuji pasti kita akan kecewa.

Tapi bagi seorang hamba yg ikhlas ia tak akan pernah mengharapkan apapun dari siapapun karena keni’matan bagi bukan dari mendapatkan tapi dari apa yg bisa dipersembahkan. Jadi kalau saudara mengepel lantai dan di dalam hati mengharap pujian tak usah heran jikalau nanti yg datang justru malah cibiran.

Dikisahkan dalam sebuah hadits yg diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad sebagai berikut : Tatkala Allah SWT menciptakan bumi maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana gunung dengan kekuatan yg telah diberikan kepada ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yg lbh kuat dari pada gunung?” Allah menjawab “Ada yaitu besi” {Kita mafhum bahwa gunung batu pun bisa menjadi rata ketika dibor dan diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenis yg terbuat dari besi}.

Para malaikat pun kembali berta “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yg lbh kuat dari pada besi?” Allah yg Mahasuci menjawab “Ada yaitu api” {Besi bahkan baja bisa menjadi cair lumer dan mendidih setelah dibakar bara api}.

Berta kembali para malaikat “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?” Allah yg Mahaagung menjawab “Ada yaitu air” {Api membara sedahsyat apapun niscaya akan padam jika disiram oleh air}.

“Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yg lebih kuat dari air?” Kembali berta para malaikta.

Allah yang Mahatinggi dan Mahasempurna menjawab “Ada yaitu angin” {Air di samudera luas akan serta merta terangkat bergulung-gulung dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat tersimbah dan menghempas karang atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yg tengah berlayar tiada lain karen dahsyat kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat}.

Akhir para malaikat pun berta lagi “Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?” Allah yg Mahagagah dan Mahadahsyat kehebatan-Nya menjawab “Ada yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah degan tangan kanan sementara tangan kiri tak mengetahuinya.” Arti orang yang paling hebat paling kuat dan paling dahsyat adalah orang yg bersedekah tetapi tetap mampu menguasai diri sehingga sedekah yang dilakukan bersih tulus dan ikhlas tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain.

Inilah gambaran yang Allah berikan kepada kita bagaimana seorang hamba yang ternyata mempunyai kekuatan dahsyat adalah hamba yang bersedekah tetapi tetap dalam kondisi ikhlas. Karena naluri dasar kita sebenar selalu rindu akan pujian penghormatan penghargaan ucapan terima kasih dan sebagainya. Kita pun selalu tergelitik untuk memamerkan segala apa yang ada pada diri kita ataupun segala apa yamg bisa kita lakukan. Apalagi kalau yg ada pada diri kita atau yang tengah kita lakukan itu berupa kebaikan.

Nah sahabat. Orang yang ikhlas adalah orang yamg punya kekuatan ia tak akan kalah oleh aneka macam selera rendah yaitu rindu pujian dan penghargaan.

 Demikian sedikit ilmu yang bisa saya bagi semoga bermanfaat bagi kita…

Wasalamualaikum Wr. Wb

Posted on October 18, 2012, in Islamic. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: